ngeBLOGnya di http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
http://hadian-daien.blogspot.com
Italian
felice secondo anniversario miele, l’amore per voi tutti
German
glücklich zweiten Jahrestag Honig, liebe dich immer
Dutch
happy tweede verjaardag honing, hou je altijd
Norwegian
glede andre jubileum kjære, elsker deg alltid
Danish
glade toårsdagen honning, elsker dig altid
Filipino
masaya ikalawang anibersaryo honey, love you lagi
Finnish
onnellinen toisen vuosipäivän hunaja, rakastan sinua aina
French
heureux deuxième anniversaire de miel, de l’amour que vous avez toujours
Latvian
laimīgs otrais gadadienas medus, mīlestību jūs vienmēr
Lithuanian
laimingai antros metines medus, myliu tave visada
Polish
happy druga rocznica miód, miłość zawsze
Portuguese
feliz segundo aniversário de mel, amo-te semper
Romanian
două aniversare fericită, dragă, te iubesc mereu
Slovenian
srečna drugi obletnici draga, ljubim vedno
Spanish
feliz segundo aniversario de miel, el amor siempre
Swedish
glad andra årsdagen älskling, älskar dig alltid
English
happy second anniversary
melakukan seperti yang pernah dan selalu dilakukan lalu. selalu ketika sendiri, terluka, selalu ada dan muncul kata-kata.
di atas bantal, dikolong meja, dibawah ranjang, ddalam tempat sampah, dalam toilet, ditengah Mejid, di lorong gang, di gedung-gedung pertokoan, dll, selalu bisa.
kenapa disaat bahagia tak keluar kata-kata itu ? tidak adil rasanya….
jadi…. baca aja, kalau untuk mu tentu I Love You, - pamit -
ketika air hujan tidak datang setetes pun hari ini, ketika itu pun belalang hijau yang terbang dikekeringan mencari belalang dibelahan arah angin sebelah barat, hinggap dari pohon ke pohon, ranting ke ranting, dari semak ke semak belukar kering…. lelah juga.
Melepas lelah diantara hantu-hantu berjiwa nyata. asing, misterius, tapi dekat di depan mata, sepertinya…. hei ’sapa ku’, hei juga ‘katanya’, lalu…..
kata demi kata, kalimat demi kalimat menghujani hari yang tak deras dengan air hujan tak dingin dengan kebasahan…. hanya bercerita-cerita… danke
Horeii….. Obama akhirnya jadi penguasa Gedung Putih pertama dari kalangan kulit berwarna. Selain pendukungnya di US sana bergembira, ternyata sama dengan pendukung Obama di Negara kita sendiri INDONESIA. Mereka yang merasa simpati, menyukai pribadi dan prestasinya terlihat bersuka, terlihat di setiap berita yang ditayangkan televisi-televisi nasional kita, dari kalangan Politisi, Ekonom, Artis bahkan sampai tukang becak ( ada gak ya? ) ramai-ramai dimintai komentar, pendapat dan harapannya.
Untuk pendukungnya yang orang Amrik tentunya wajar bersorak sorai hingga suara parau, dan tenggorokan kering, tapi bagi orang INDONESIA???
Wah ternyata sama juga ya…. Ck..ck..ck… ternyata kenyataan sejarah lampau bahwa Obama pernah tinggal dan sekolah beberapa tahun di Indonesia menjadi kebanggaan tersendiri bagi Masyarakat kita, terutama bagi mereka yang pernah dan juga merasa ‘Kenal’ dengan Obama kecil.
Lihat Media-media kita, ada yang khusus menayangkan perjalanan hidup Obama dari kecil hingga perjuangan menuju US-1, ada yang membincangkan bagaimana pengaruh Obama bila jadi Presiden US terhadap Indonesia, ada yang mengundang Narasumber yang pernah jadi teman seSD Obama, tetangga Obama, Guru Obama, Pengasuh Obama, lain-lain lah.
Menurut sayah mah, sudah jadi ‘Lebay’ (bahasa Gaulnya), berlebihan, sudah terlalu GR orang Indonesia ini. Memang sih kita ikut senang dengan keberhasilan Obama dengan pernahnya hidup dan sekolah di Indonesia ini punya adik-adik se Ibu di sini, dan teman-teman masa kecilnya disini, dan berharap dengan jadinya Obama Presiden US yang ke 44 mudah-mudahan berEfek bagus buat Republik Indonesia ini, yaa… kita berharap! Mudah-mudahan.
Tapi ya bangsa kita jangan jadi terlalu berlebihan merayakannya, kalo sampe lupa “daratan” bisa bisa kita jadi merasa orang Amerika sekarang, melihat serba Amerika. Hematnya ya kita contoh semangatnya bahwa, (1).Semangat Obama adalah ’Ga ada ‘Hitam’ dan ‘Putih’, gak ada’Kuning, Merah, Biru, Hijau, yg ada hanya United State. Warga Indonesia harus memiliki semangat itu tuh…. Yang ada hanya Republik Indonesia, Orang Indonesia, Persatuan Indonesia, Untuk Rakyat Indonesia…. Merdeka !!!! ( jadi lebay juga lah ) haha…(2). Semangat Legowo atau Lapang Dada, McCain yang kalah telak berani Mengucapkan selamat kepada Obama dengan ikhlas, mau membantu Obama dalam memerintah kelak, ketika pendukungnya berkomentar ‘Boooo…’ terhadap Obama, McCain langsung berusaha menStop, bagaimana dengan Indonesia ?????????
Wah jauuuuuhhh…… contohnya dah banyak, yang kalah sinis sama yang menang, bahkan ribut, bahkan anarkis, Pimpinannya????? Nyantei Bibeh….. ga ada lagi tuh untuk Rakyat Indonesia, yang ada Untuk Rakyat Indonesia yang sama persis “Jaket”nya.(3).yang lebih penting ini nih kata say amah, Untuk Perubahan !!! dan pasti Bisa !!! jadi kalo yang ingin berubah ya pilih Obama katanya dalam kampanye-kapanye nya Obama. Di Indonesia??? AYOOO….. kalo mau berubah pilih yang kira-kira pantas merubah…. Pilih yang Segar, Fresh, yang sesuai dengan Jamannya, tentunya yang paham dengan keadaan sekarang. Jangan pilih yang “Begitu-begitu aja”, apalagi kita sudah tahu orangnya bagaimana, tapi tetep ingin tampil lagi, gimana tuh ??? wah apalagi tuh yang dulu pernah janji-janji trus ga di tepati…. Eeehh…. Sekarang mau janji-janji lagi, yang kemaren aja belum ditepati Boss !! ……….Pfuhhh…. Saya Nulis apa aja ya ??…….. Wasalam
Hari Kemerdekaan adalah hari dimana kita sering merayakannnya dengan berbagai macam kegiatan yang menggambarkan bagaimana suatu usaha dalam merebut sesuatu yang diidam-idamkan atau penggambaran bagaimana kita memperjuangkan kemerdekaan Republik ini.
Seperti yang telah biasa kita lakukan yaitum Balap Karung, Tarik Tambang, Balap Makan Krupuk dan lainnya. Salah satunya adalah Karnaval. Karnaval yang dilakukan pada setiap 17an biasanya mengkonvoikan peserta karnaval dimana para peserta diharuskan menggunakan atribut atau pakaian yang menggambarkan Perjuangan Kemerdekaan, Budaya Indonesia, Prestasi Indonesia, yang pasti adalah karakter serba Indonesia dan menjadi kebanggaan Indonesia. Biasanya memakai pakaian adat yang ada di seluruh Indonesia(pakaian adat batak, jawa, sunda, dll), Prestasi olah raga yang diraih Indonesia(pakaian silat, karate,dll), komponen aparatur Negara ( berpakaian tentara, polisi, dll).
Namun sekarang muncul karakter baru dalam 17an tahun 2008 ini, saya tidak tahu apakah karakter ini mencerminkan sebagai pahlawan nasional, prestasi olah raga, salah satu komponen penting di masyarakat/Negara ???
Inilah karakter baru yang sempat saya potret dalam 17an tahun ini ‘KORUPTOR’
Dan contoh Design Pakaian yang entah rancangan siapa !!hehehehe…..
LAUTAN HELM (Cinunuk, 1 Oktober 2008)
Mudik sudah menjadi tradisi hari raya-hari raya nasional masyarakat kita
Unik, menyenangkan, melelahkan, menegangkan
dan tidak sedikit yang menyedihkan.
ada yang banyak membawa barang bawaan dikendaraannya
ada yang berhimpit-himpitan dalam kendaraannya
ada “atraksi” berkendara motor dengan 5 penumpang sekaligus
ada yang kebingungan karena tidak kebagian angkutan
ada yang marah-marah karena diturunkan sebelum tujuan oleh oknum angkutan
ada minum minuman ringan yang dijual pedagang asongan
wah kalau di “Potret” satu persatu bisa cape juga ceritanya.
Yang pasti, untuk yang selalu punya tradisi Mudik Harus selalu Berhati-hati di Jalan
yang Tidak Mudik, tolong dijaga (Titip) Rumah tetangga-tetangga yang mudik
-pamit
Reuni Sastra teh rame sih rame, tapi………
Saya gak ketemu syapa syapa ya ! ketemu sih ama akang Joe, Kang Ibing, tapi da ga kenal, ga seangkatan, kakak kelas juga da jauh angkatanna. Beliau mah sudah jadi alumni, saya baru borojol lahir atau baru masuk SD.
Ada sih beberapa yang kenal…. yang angkatannya deketan… angkatan 94,95,96,97 ama 98, tapi dak sakedikan geuning….. jadi weh kanggo abdimah Reuni teh, Sepi.